Kamis, 01 April 2010

Berlari adalah caraku

big nature Pictures, Images and Photos

Berlari..lari..berlari..

Kuhanya ingin berlari..
Lari.. dan terus berlari..

Berlari adalah hobbyku..
Berlari adalah kesukaanku..
Berlari adalah caraku..

Berlari adalah aku..

Berlari terus, tak berhenti..
Tak berhenti hingga tiba saatnya berhenti..

Saat kuberhenti berlari,
Saat itu kurasakan nikmatnya berlari..

Lelah, letih, nafaspun tak beraturan..

Kepuasan yang tak bisa kuungkapkan..
Kelegaan yang tak sanggup kuucapkan..

Berlari..
Kenikmatan tanpa kata..

Berlari itu meletihkan..Melelahkan kaki..
Tapi kutidak akan berhenti begitu saja..

Kulawan rasa leti dan penatku..
Kulanjutkan menikmati berlari.

Saat ini kuingin berlari..kubutuh berlari,
tapi..

Aku mau berlari..harus berlari,
tapi..

Berlari..berlari..
Kurindu berlari..

aku sangat merindukan berlari,

Saat ini kuingin berlari dari lariku..

Karena ku tak tahu kapan kubisa berlari bebas seperti dulu..

~Najwa Az Zahrah~
Berlari adalah caraku
(Bisikan hati malam ini)

Perempuan Sejati

flowers Pictures, Images and Photos


Perempuan tangguh adalah ....


mereka yang berpendirian teguh,

merka yang bertekad kuat,

untuk mempertahankan keyakinanan agamanya.


Tak mudah terpengaruh oleh apapun dan siapapun,

walau lingkungan disekitarnya menentangnya.



Perempuan yang mau,

Perempuan yang mampu,

u/ menggunakan akal nya untuk berpikir..


Apakah hakekat hidup ini ?

Apakah tujuan hidup ini ?

Mengapa ia hidup ?

Siapa yang menghudupkannya ?

kepada apa dan siapa,

ia harus mempertanggung jawabkan hidup ini ?




Yang kemudian,

untuk dapat menjawab pertanyaan2 tersebut,

ia mau mencari jawabannya..


Perempuan yang dengan keridhoan Mu,

mau menerima ketetapanNya secara kaffah,

tidak memilah-milah dan memisah-misahkan ayat2..

mana yang disukainya dan mana yang tak disukainya.


~Najwa Az Zahrah~

Surat dr seorang sahabat



Hari Ini adalah Kepunyaaanku


Inilah harinya aku masih berpeluang untuk mengatakan yang baik-baik saja,
menghindari berkata perkara yang dilarang, menghardik,
dan juga memperkatakan keburukan orang lain.


Hanya hari ini aku berpeluang untuk memerhatikan kebersihan tubuhku,
kemasan penampilanku, kehalusan tutur kataku dan prilakuku.


Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk taat kepada Allah,
beribadah sebaik mungkin,
berpegang teguh pada ajaran Al-Quran dan As-Sunnah,

mencatat segala yang mendatangkan manfaat buatku.

Aku hanya mempunyai hidup yang pasti hari ini,
sebab itu aku akan menanamkan dalam hatiku semua nilai keutamaan
dan mencabut darinya pohon-pohon kejahatan

serta ranting-ranting yang berduri
tidak kira sifat takbur, ujub, riya’, buruk sangka dan lain-lain.



Hanya hari ini aku akan menghirup udara kehidupan
maka aku akan berbuat baik kepada orang lain

dan menghulurkan tangan kepada sesiapa pun.


Aku akan berbakti kepada orang tua, menyayangi keluarga dan saudara,
bermain dengan anak-anak, berkunjung dan menjalin ukhuwah,
Aku akan menjenguk mereka yang sakit,
memberitahukan yang benar bagi yang salah,

memberi makan kepada orang yang lapar,
menolong orang yang sedang kesusahan,

membantu orang yang dizalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah,
mengasihi mereka yang menderita, menghormati orang-orang lain.


Aku hanya akan hidup hari ini ....



”Wahai masa lalu yang sudah berlalu dan selesai,
tenggelamlah kamu seperti tenggelamnya mataharimu.

Aku tidak akan menangisi pemergianmu,
dan kamu tidak akan melihatku termenung sebentar pun untuk mengingatmu.

Kamu sudah meninggalkan kami samua, pergilah dan jangan kembali lagi”




”Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban.

Maka aku tidak akan bermain dangan khayalan
dan memperjudikan nasib dengan hanya satu perkiraan.

Aku juga tidak bakal memburu sesuatu yang belum tentu ada,
sebab esok hari mungkin tidak ada sesuatu;

esok hari adalah sesuatu yang yang belum diciptakan
dan tidak ada satu pun darinya yang dapat disebutkan”
.



~Najwa Az Zahrah~
diketik ulang dgn sedikit perubahan.
Di pagi hari,
Untukku hari ini, hari esok, dan yg akan datang