
Terlepas dari salon, saya ingin sedikit mengingatkan pentingnya kebersihan dan kesehatan tubuh. Kalau mereka yang berpakaian minim sudah wajar mereka merawat tubuhnya sedemikian rupa dan memoles dengan polesan-polesan bak permaisuri kayangan turun dari langit, gak deh berlebihan. ya itu semua akan dikonsumsi umum, kalau dulu saya menyebutnya dengan "tuntutan profesi" ..hehe..ups..
Lantas, bagaimana dengan mereka para akhwat yang senantisa menutupi tubuhnya dengan kain yang menjulur panjang disekujur tubuhnya? Siapa bilang tidak ada keindahan di balik itu. Ini nih bagian yang tidak semua orang bisa menilai dan melihatnya. Keindahan yang tersembunyi. Ini bukan promosi arti dari blog saya, namun memang menurut saya,
"keindahan yang sesungguhnya itu adalah keindahan yang tersembunyi, tak hanya bernilai indah dari pandangan mata, namun juga dari hati yang melihatnya, hati yang bagaimana? yang jelas hanya hati yang indah yang dapat melihat keindahan yang itu".
Meskipun akhwat, tetep ia adalah seorang wanita, yang tercipta indah dan menyukai hal yang dapat mengindahkan dirinya, bedanya hanya akhwat menutupi keindahannya, tidak hanya sekedar menutupi aurat alakadarnya, namun benar-benar menjulurkan pakaian takwa itu hingga menutupi tubuhnya. Mana ada yang tau dibalik kain yang menjulur itu ada keindahan seperti apa. Justru itu, keindahan yang sesungguhnya keindahan adalah kita mengindakan sesuatu, dan kita menjaganya dengan baik dan rapi, hanya untuk diri kita dan dibagi hanya untuk yang halal bagi kita. Terkait dengan tulisan ini, itulah arti sebuah keindahan bagi saya.
Merawat anggota tubuh tidak harus ke salon, saya lebih suka melakukan perawatan itu di kos, atau di rumah. Meskipun kita harus melakukannya sendiri, tapi rasanya lebih puas, karena yang akan menikmati hasilnya kan saya sendiri. Membiasakan diri untuk telaten itulah hal yang terpenting.
Dan satu hal yang paling saya tekankan adalah aroma badan. Karena saya akui pakaian yang kita kenakan kebanyakan kurang bagus dalam menyerap keringat, sehingga akan menimbulkan bau yang kurang enak. Ini pengalaman saya dengan beberapa teman dan kerabat sendiri yang menilai, "aku gak tahan dengan baunya mereka, lewat disamping nya aja udah kecium baunya, bau badan dan matahari......" , lebih dari tiga orang yang pernah saya dengar berceletuk begini .
Lalu di saat saya awal-awal memperbaiki pakaian saya, tidak sengaja juga ada yang nyeletuk, "untung aja gak bb, kalau bb bisa aku ketawain abis2an" ..BB, alias bau badan. dan saya hanya tertawa.
Alhamdulillah Allah tidak memberikan saya kringat yang berbau, sehingga saya tidak terlalu repot-repot dan gelisah di saat lama berada di luar dan berkeringat, tapi tetap saya selalu berusaha menguranginya dengan memakain pakaian untuk lapisan gamis itu pakaian yang berbahan kaos, dingin dan nyerap keringat dengan baik. Jadinya tidak gerah dan nyaman buat dipakai.
Itu hanya sedikit tips, karena emg bahan pakaian untuk gamis kebanyak berbahan kurang baik menyerap kaeringat, karena kita memilih pakaian yang tidak nempel di badan.
Jadi untuk para wanita dan akhwat khususnya, kebersihan dan keindahan tubuh itu sangatlah penting, tidak sedikit kita yang jadi kurang memperhatikan badan karena tidak dilihat siapa-siapa. bagi yang gadis tentunya suatu saat akan memiliki seorang suami, persembahkanlah kesolehan dan hati yang baik, diiringi dengan keindahan yang telah kita jaga selama ini. Meskipun itu bukanlah semata-mata yang ia cari, tapi dengan melihat kita yang berdandan untuknya, tentunya ini akan menjadi amalan buat kita sebagai seorang istri.
Dan juga buat yang sudah menikah, tentunya tetap harus memperhatikan badan, karena selamanya suami menjadi tempat kita mencari pahala sebanyak-banyaknya, dengan hanya memberikan yang terbaik untuknya sekalipun itu hanya sebuah senyuman di saat ia lelah.
Tulisan ini hanya sekedar berbagi tentang keindahan yang telah tercipta untuk para kaum hawa, dan keindahan itu harus kita jaga agar senantiasa indah. Bukan hanya indah dipandang mata, tapi juga indah menyejukkan hati. Kalau sudah sholeha ditambah juga dengan kecantikan dan keindahan fisik, bukan kah akan menjadi hadiah bagi seorang suami ? Dan ibadah serta amalan yang insya Allah akan kita dapat. *senyum
~Najwa Az Zahrah~
Merdunya Rintikan Keindahan Hujan